'Hidup adalah pilihan'.. anda pasti sering mendengar kutipan kalimat tersebut, bahkan merasakannya. Anda pun pernah mengalaminya, menganggap bahwa kalimat itu benar-benar terjadi dan anda harus memilih untuk menentukan langkah yang anda ambil. Kadang pilihan itu kita rasa bukanlah sebuah pilihan, karena terlalu menjorok dan memihak pada orang lain, bukan mendukung keinginan kita.Pilihan yang tidak adil.
Anda akan merasa tidak menjalankan 'hidup adalah pilihan' saat anda sedang melakukan hal yang anda rasa sepele. Seluruh hidup ini, setiap inci anda ambil, setiap detik anda pergunakan, setiap hembus nafas yang anda ambil adalah sebuah pilihan. Tanpa disadari, pilihan itu berdampak pada masa depan anda. Anda hanya akan merasakan 'hidup adalah pilihan' itu saat anda berada dalam keadaan genting yang mengharuskan anda memilih sedikit pilihan yang telah ditentukan. anda baru merasakan 'hidup adalah pilihan' pada saat itu. Namun sesungguhnya tidak dalam kondisi genting, dalam keadaan genting pun anda telah mengambil sebuah pilihan.. Contohnya saja. anda lebih memilih browsing menggunakan fasilitas internet daripada mempelajari sesuatu dan bermimpi kelak mengubah dunia. Itu juga sebuah pilihan. Anda memilih menonton tv daripada mempelajari sistem kerja televisi, lalu mengembangkannya.
memang tidak semudah itu. tapi itulah hidup. 'Hidup adalah pilihan'
setelah memilih sesuatu. kita akan merasakan umpan baliknya, secara langsung maupun tidak langsung. cepat atau lambat. kadang kita menyesali pilihan yang kita ambil setelah mengetahui bahwa hasil/umpan balik tersebut bersifat negatif. Namun, salah memilih pilihan itu bagus. itu dapat memberikan anda pelajaran yang sangat berharga, memberikan isyarat supaya anda lebih jeli dan berhati-hati dalam bertindak.
dalam hal kehidupan.. bila anda dapat memilih kehidupan dengan baik dan benar, pasti anda akan merasa bahagia dan bersukacita. anda bisa menghapus dan menambah, segala hal positif dan negatif pada diri anda. anda dapat menambahkan bakat, menghilangkan, bahkan menggantinya dengan bakat yang lain. segalanya dapat anda pilih. Anda sedang bersama Tuhan dan mendiskusikannya.
itulah manusia, selalu merasa tidak puas atas apa yang telah dimilikinya. ia akan terus memburu apa yangtelah harus dimilikinya, yang notabene belum tentu berguna. Kita terus berusaha dan meminta pada Tuhan, tentang apa yang kita inginkan. kita meminta Tuhan memberikan 'hidup adalah pilihan' dengan berbagai macam pilihan terbaik, berkelas, dan berresiko kecil atas kehidupan kita. kita maunya yang enak-enak..
mari saya bawa anda pada pilihan kecil yang akan berpengaruh pada kehidupan anda.
mana yang anda pilih; seorang yang anda cintai dan telah anda kejar cintanya selama beberapa lama, setelah sekian lama anda berusaha, ia menerima anda.. ataukah seseorang yang anda tahu sangat mencintai anda apa adanya.. dan akan memberikan cinta dan hidupnya untuk anda secara tulus?
mana yang akan anda pilih? tentukan dengan pemikiran luas...
orang yang anda cintai akan meninggalkan anda untuk mengejar cintanya kepada orang yang ia cintai.. ia akan membiarkan anda, orang yang mencintainya, terpuruk dalam kesedihan, hanya untuk orang yang ia cintai.
sedangkan orang yang mencintai anda, telah memutuskan untuk memilih anda sebagai penerima alamat cinta yang ia kirimkan.. ia mempercayakan cinta dan hati yang dimilikinya kepada anda untuk kalian pelihara bersama.
jangan mengkalimatkan kalimat 'aku cinta kepadamu' bila sekalipun anda tidak mencintai diri anda sendiri. jangan sekali-kali berkata demikian jika anda tidak menghargai apa yang telah ada pada diri anda, entah itu kehidupan, orang tua, barang pribadi, keadaan hidup atau apapun yang telah anda miliki. syukurilah apa yang telah anda miliki. jangan memilih untuk meminta terus kepada Tuhan, tetang sesuatu yang kita terus inginkan. buatlah diri anda merasa 'kaya' dengan apa yang anda miliki, dan pantas untuk membagi 'kekayaan' itu kepada seseorang yang pasti menyayangi anda.. bukan yang anda sayangi yang cintanya anda paksakan.. syukur2 yang anda cintai dan mencintai anda juga.
karena 'hidup adalah pilihan'
cobalah menerima apa yang datang kepada anda.. berfikirlah dengan sudut pandang yang luas sebelum menentukan pilihan yang akan anda ambil.. bukan yang anda rasa terbaik bagi anda, namun pilihlah pilihan yang akan menjadi yang terbaik bagi orang lain dan yang terakhir diri kita sendiri. namun pada akkhirnya, karena 'hidup adalah pilihan' semua itu terserah anda, memilih menjadi orang yang bebal dan tidak segera sadar akan pilihan yang terbaik, atau, memilih menjadi manusia yang penuh pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang terbaik bagi kepentingan berjamaah...
that's all guy's. semoga bermanfaat
Anda akan merasa tidak menjalankan 'hidup adalah pilihan' saat anda sedang melakukan hal yang anda rasa sepele. Seluruh hidup ini, setiap inci anda ambil, setiap detik anda pergunakan, setiap hembus nafas yang anda ambil adalah sebuah pilihan. Tanpa disadari, pilihan itu berdampak pada masa depan anda. Anda hanya akan merasakan 'hidup adalah pilihan' itu saat anda berada dalam keadaan genting yang mengharuskan anda memilih sedikit pilihan yang telah ditentukan. anda baru merasakan 'hidup adalah pilihan' pada saat itu. Namun sesungguhnya tidak dalam kondisi genting, dalam keadaan genting pun anda telah mengambil sebuah pilihan.. Contohnya saja. anda lebih memilih browsing menggunakan fasilitas internet daripada mempelajari sesuatu dan bermimpi kelak mengubah dunia. Itu juga sebuah pilihan. Anda memilih menonton tv daripada mempelajari sistem kerja televisi, lalu mengembangkannya.
memang tidak semudah itu. tapi itulah hidup. 'Hidup adalah pilihan'
setelah memilih sesuatu. kita akan merasakan umpan baliknya, secara langsung maupun tidak langsung. cepat atau lambat. kadang kita menyesali pilihan yang kita ambil setelah mengetahui bahwa hasil/umpan balik tersebut bersifat negatif. Namun, salah memilih pilihan itu bagus. itu dapat memberikan anda pelajaran yang sangat berharga, memberikan isyarat supaya anda lebih jeli dan berhati-hati dalam bertindak.
dalam hal kehidupan.. bila anda dapat memilih kehidupan dengan baik dan benar, pasti anda akan merasa bahagia dan bersukacita. anda bisa menghapus dan menambah, segala hal positif dan negatif pada diri anda. anda dapat menambahkan bakat, menghilangkan, bahkan menggantinya dengan bakat yang lain. segalanya dapat anda pilih. Anda sedang bersama Tuhan dan mendiskusikannya.
itulah manusia, selalu merasa tidak puas atas apa yang telah dimilikinya. ia akan terus memburu apa yang
mari saya bawa anda pada pilihan kecil yang akan berpengaruh pada kehidupan anda.
mana yang anda pilih; seorang yang anda cintai dan telah anda kejar cintanya selama beberapa lama, setelah sekian lama anda berusaha, ia menerima anda.. ataukah seseorang yang anda tahu sangat mencintai anda apa adanya.. dan akan memberikan cinta dan hidupnya untuk anda secara tulus?
mana yang akan anda pilih? tentukan dengan pemikiran luas...
orang yang anda cintai akan meninggalkan anda untuk mengejar cintanya kepada orang yang ia cintai.. ia akan membiarkan anda, orang yang mencintainya, terpuruk dalam kesedihan, hanya untuk orang yang ia cintai.
sedangkan orang yang mencintai anda, telah memutuskan untuk memilih anda sebagai penerima alamat cinta yang ia kirimkan.. ia mempercayakan cinta dan hati yang dimilikinya kepada anda untuk kalian pelihara bersama.
jangan mengkalimatkan kalimat 'aku cinta kepadamu' bila sekalipun anda tidak mencintai diri anda sendiri. jangan sekali-kali berkata demikian jika anda tidak menghargai apa yang telah ada pada diri anda, entah itu kehidupan, orang tua, barang pribadi, keadaan hidup atau apapun yang telah anda miliki. syukurilah apa yang telah anda miliki. jangan memilih untuk meminta terus kepada Tuhan, tetang sesuatu yang kita terus inginkan. buatlah diri anda merasa 'kaya' dengan apa yang anda miliki, dan pantas untuk membagi 'kekayaan' itu kepada seseorang yang pasti menyayangi anda.. bukan yang anda sayangi yang cintanya anda paksakan.. syukur2 yang anda cintai dan mencintai anda juga.
karena 'hidup adalah pilihan'
cobalah menerima apa yang datang kepada anda.. berfikirlah dengan sudut pandang yang luas sebelum menentukan pilihan yang akan anda ambil.. bukan yang anda rasa terbaik bagi anda, namun pilihlah pilihan yang akan menjadi yang terbaik bagi orang lain dan yang terakhir diri kita sendiri. namun pada akkhirnya, karena 'hidup adalah pilihan' semua itu terserah anda, memilih menjadi orang yang bebal dan tidak segera sadar akan pilihan yang terbaik, atau, memilih menjadi manusia yang penuh pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang terbaik bagi kepentingan berjamaah...
that's all guy's. semoga bermanfaat

No comments:
Post a Comment