Wednesday, August 07, 2013

Memaknai Idul Fitri

Bulan puasa tahun ini, sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di masa Reformasi, telah dinodai aksi-aksi kekerasan yang memaksa orang lain agar "menghormati bulan puasa" atau "menghormati orang yang sedang berpuasa".
Aksi-aksi kekerasan atas nama amar makruf nahi mungkar itu sebenarnya bertentangan dengan tujuan puasa itu sendiri. Sebab, esensi berpuasa itu adalah latihan mengendalikan diri. Para ulama mengatakan bahwa nahi mungkar yang arti harfiahnya adalah mencegah keburukan harus dilakukan juga secara makruf, artinya dengan cara baik dan benar pula. Arti implisitnya: mencegah keburukan perlu dilakukan dengan berbuat kebaikan sehingga dapat dilakukan secara damai, tanpa menimbulkan kerusakan dan kerugian. Sementara itu, dalam penafsiran Kuntowijoyo, amar makruf adalah humanisasi, sedangkan nahi mungkar adalah liberasi atau pembebasan.

Memanusiakan Manusia
Dalam perspektif Kuntowijoyo, humanisasi adalah proses memanusiakan manusia dan membudayakan lingkungan hidup manusia, atau dalam bahasa Al Quran "memuliakan manusia", dengan menciptakan kesejahteraan hidup, yang secara kolektif disebut "masyarakat mulia" oleh Dr Soetomo ketika merumuskan visi "Persatuan Bangsa Indonesia". Kemiskinan dan penindasan umpamanya menyebabkan dehumanisasi. Sementara nahi mungkar -- yang diartikan sebagai liberasi atau pembebasan-- adalah pembebasan dari sejumlah belenggu  yang menghalangi manusia mengaktualisasikan diri dan meraih kesejahteraan atas pilihan dirinya.
Dalam teori tasawuf, liberasi dilakukan dengan membebaskan diri dari syirik (mempersekutukan tiran dengan Tuhan atau memperlakukan tiran sebagai Tuhan), kultus individu, mitos, takhayul, dan taklid buta. Dengan humanisasi dan liberasi itu, menurut Kuntowijoyo, orang akan mengalami transendensi, yaitu memperoleh kekuatan spiritualitas yang lebih tinggi dalam menjalankan misi kekhalifahannya di bumi.
Pemikiran Amartya Kumar Sen -- ekonom dan filsuf sosial India kontemporer-- mengenai "pembangunan sebagai kebebasan" bisa menjelaskan kaitan antara humanisasi dan liberasi atau makna amar makruf nahi mungkar. Menurut pendapatnya, ada dua macam arti kebebasan atau kemerdekaan. Pertama, kebebasan sebagai peluang. Kedua, kebebasan sebagai kemampuan manusia untuk mengaktualisasikan diri. Yang pertama adalah kondisi yang merupakan lingkungan bebas. Yang kedua adalah kemampuan pelaku, yaitu manusia untuk memilih jalan hidup yang dianggap baik. Pengertian pertama dapat dicapai melalui proses humanisasi, pengertian kedua disebut liberasi. Proses liberasi itu dapat dilakukan dengan membangun kapabilitas manusia mencapai yang dianggap baik bagi hidupnya.
Bulan puasa dapat diartikan sebagai kondisi di mana manusia memperoleh kesempatan untuk membentuk kepribadian takwa, dengan melalui latihan fisik dan mental melalui jalan pengendalian diri. Dengan latihan pengendalian diri itu, manusia melakukan pembebasan diri dari belenggu materi yang bisa membelokkan manusia dari jalan hidup yang lurus (sirath al mustaqim) atau mengikuti kecenderungan baiknya.  Dengan pembebasan diri itu, manusia memiliki kemampuan menignkatkan kapabilitasnya untuk melakukan aktualisasi diri, atau mengembangkan potensintya, dengan mengembangkan diri dan membangun lingkungan hidupnya.
Idul Fitri adalah hari manusia kembali kepada fitrahnya. Artinya, hari kemenangan manusia dalam menaklukkan dirinya sendiri dalam proses liberasi atau pembebasan diri dari belenggu materi. Dalam ilmu tasawuf, perang melawan dirinya sendiri  atau hawa nafsunya adalah suatu "jihad akbar", perjuangan besar, karena tidak mudah dilakukan. Namun, dengan melakukan puasa secara bersama-sama itu, kondisi kebebasan sebagai peluang tersebut dapat diciptakan, yang mempermudah perjuangan besar itu.
Pada Idul Fitri, manusia merayakan hari kemenangannya. Namun, perayaan itu sebenarnya hanya menjadi hak orang yang menang dalam perjuangan. Namun, pada umumnya, perayaan itu dilakukan semua orang yang menunaikan ibadah puasa. Karena itu, menjelang berakhirnya bulan puasa, seseorang atau kolektivitas orang yang berpuasa terlebih dahulu perlu menyusun "laporan kahir" sebagai general check-up kesehatan dan tingkat perkembangan jiwa --berupa "keseimbangan" aktiva dan pasiva-- sebagai evaluasi apa seseorang atau umat berhak merayakan kemenangan itu.
Fitrah artinya kembali ke kondisi asli atau awal kejadian atau penciptaan manusia, yang melalui puasa dicapai melalui proses purifikasi. Dalam Al Quran dikatakan: manusia akan merugi dalam hidupnya jika tak mampu menegakkan iman amal saleh atau amar makruf nahi mungkar. Apabila manusia sebagai makhluk unggul itu ditandai dengan kemampuan akal dan kalbunya, kembali kepada fitrahnya berarti manusia kembali kepada potensinya yang asli. Karena itu, hasil dari berpuasa sebenarnya pencerahan yang berarti juga kebebasan dalam arti keluasan kapabilitas, dalam pengertian Sen, yaitu kemampuan dalam arti memiliki potensi untuk memilih jalan hidup yang diimaninya.
Dalam Al Quran dikatakan, amar makruf nahi mungkar itu adalah kewajiban seluruh umat.  Dalam bulan puasa dianjurkan agar orang memperbanyak  beramal saleh antara lain membayar zakat dan sedekah kepada orang miskin. Zakat dan sedekah, dalam konteks kemenangan itu, adalah instrumen untuk melakukan humanisasi dan liberasi.
Liberasi terjadi pada pembayar zakat, sedangkan humanisasi terjadi pada orang yang menerima. Namun, pembayaran zakat dan sedekah bukan hanya merupakan hubungan pribadi, melainkan juga hubungan kolektif atas dasar prinsip keadilan sosial.

Kebangkitan Kemanusiaan
Jadi, bulan puasa hanya tahap latihan yang merupakan peluang  untuk meningkatkan kapabilitas, dan dalam perspektif pencerahan, meningkatkan kecerdasan intelektual atau rasional (IQ), kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spiritual (SQ). Ini yang disebut Kuntojoyo sebagai transendensi atau peningkatan kualitas keimanan.
Namun, kemenangan harus dibuktikan dengan mewujudkan proses humanisasi, liberasi, dan transendensi sesudah bulan puasa yang merupakan kewajiban kolektif umat atau negara dan masyarakat. Dengan demikian, puasa adalah tahap pencerahan yang akan menghasilkan renaisans sesudahnya. Oleh karena itu, Idul Fitri harus dimaknai sebagai  titik tolak baru kebangkitan kemanusiaan.
Di Indonesia, Idul Fitri dirayakan juga dengan halalbihalal, yang diterjemahkan sebagai tindakan saling memaafkan. Namun, halalbihalal, yang merupakan inovasi lokal tersebut, sebenarnya adalah hari silaturahim. Itu berarti membangun kembali tali persaudaraan yang dilakukan secara serentak sehingga membentuk mutual trust atau modal sosial.

M. Dawam Rahardjo
Ketua Redaksi Jurnal
Ulumul Qur'an

Dikutip dari: Harian KOMPAS, Rabu 7 Agustus 2013

Thursday, May 02, 2013

13 cara untuk berhenti merokok


Rokok memang sebuah 'batang' yang kontroversial. Rokok mempunyai dua sisi yang saling berlawanan. Menguntungkan, dan Merugikan.
Menguntungkan bagi negara karena pajak rokok yang kita beli adalah salah satu penyumbang terbesar dalam pemasukan pendapatan negara.
Merugikan bagi kesehatan perokok, karena memerlukan berbagai macam bahan kimia yang berbahaya untuk membuat sebatang rokok. Dan bahan kimia tersebut dapat mengganggu kesehatan bahkan memicu penyakit yang berujung KEMENINGGALAN (bukan kematian, biar sopan sedikit hehe)
Di sini saya membahas tentang kiat-kiat untuk berhenti merokok. Tak mudah untuk berhenti merokok,  terutama bagi yang kecanduan. Perlu strategi untuk mencapai keinginan berhenti merokok. Berikut beberapa langkah yang perlu Anda terapkan untuk benar-benar berhenti.
1: Ketahui Mengapa Harus Berhenti
Jika Anda ingin berhenti merokok tapi tak tahu kenapa, jangan katakan “karena ini tidak sehat untukku”. Itu adalah alasan yang baik.Tetapi terlalu mainstream. Mendapatkan motovasi, Anda perlu alasan lebih kuat dan lebih personal lagi. Katakan, Anda ingin melindungi keluarga dari risiko perokok pasif. Atau mungkin, Anda mulai berpikir kanker paru-paru akan membahayakan diri Anda kelak. Dapat pula Anda katakan, ingin berhenti merokok agar nampak awet muda. Tentukan saja mana alasan paling kuat untuk Anda berhenti merokok.
 2: Jangan Setengah-Setengah
Mungkin memang sedikit menggoda dan kelihatannya mudah untuk membuang rokok dan mendeklarasikan, Anda berhenti merokok. Sayangnya ini bukanlah sebuah pekerjaan membalik telapak tangan. Sekitar 95% orang yang mencoba berhenti merokok tanpa terapi maupun pengobatan, berakhir dengan kembali merokok. Alasannya satu, nikotin memang merupakan zat candu. Otak menjadi terbiasa akan nikotin dan mendambanya setiap waktu. Ketika nikotin lama tak didapat, gejala kecanduan akan muncul dan membuat orang ingin kembali. Jadi, tetaplah terbuka akan bantuan.
3 : Coba Terapi Sulih Nikotin
Ketika Anda berhenti merokok, gejala kecanduan akan membuat Anda frustasi, depresi, gelisah dan tak bisa diam. Ini masih bisa diatasi dengan terapi sulih nikotin. Riset menunjukkan, permen karet nikotin, permen pelega tenggorokan bernikotin dan stiker nikotin dapat menggandakan kemampuan Anda berhenti merokok. Terutama ketika dikombinasikan dengan program behavioral intensif. Tapi, jangan menggunakan produk ini sementara Anda masih merokok. Ini sangat tidak direkomendasikan.
 4: Mintalah Resep Obat
Kecanduan nikotin juga masih dapat diatasi dengan resep obat-obatan. Mintalah pada dokter Anda untuk meresepkan obat sembari menjalani program berhenti merokok.
Beberapa obat dapat diresepkan untuk mengurangi kecanduan tanpa mempengaruhi kimia otak. Mereka akan membuat rasa merokok menjadi kurang menyenangkan sehingga Anda pun malas meraih rokok. Obat-obatan lain juga dapat mengurangi gejala sindrom kecanduan seperti ketidakmampuan berkonsentrasi dan depresi.
 5 : Jangan Sendirian
Kabarkan pada teman-teman, keluarga dan rekan kerja jika Anda sedang dalam upaya berhenti merokok. Semangat dari mereka juga dapat membuat perubahan. Anda juga dapat bergabung dengan  support group ataupun berbicara dengan konselor. Terapi behavioral adalah konseling yang akan membantu mengidentifikasi bagaimana Anda dapat tetap dalam strategi berhenti merokok.  
6: Kelola Stres
Satu alasan mengapa orang merokok, karena merokok dapat membantu seseorang untuk santai. Begitu seseorang berhenti merokok, dibutuhkan cara baru mengatasi stres. Cobalah melakukan relaksasi lain seperti pijat, mendengarkan musik lembut ataupun ber-yoga dan tai chi. Jika perlu, hindari situasi yang membuat stres selama beberapa minggu awal berhenti merokok
 7: Hindari Alkohol dan Kopi
Beberapa aktivitas dapat meningkatkan keinginan untuk merokok karena dianggap identik dengannya. Alkohol dan kopi adalah beberapa pemicunya. Sebaiknya coba hindari minuman ini di awal Anda berusaha berhenti merokok. Dan, jika Anda terbiasa merokok setelah makan, carilah aktivitas lain yang menggantikan, seperti, menggosok gigi atau mengunyah permen karet.
 8: Bersihkan Rumah
Buang semua asbak dan pemantik api setelah Anda merokok untuk terakhir kali. Cuci beberapa pakaian yang bau asap rokok. Begitu pula dengan karpet, gorden, dan kain pelapis. Gunakan penyegar ruangan untuk mengurangi bau yang familiar (seperti saat Anda masih merokok). Anda perlu lepas dari segala bau-bau an yang mengingatkan untuk merokok.
9: Coba dan coba lagi
Sangat biasa bagi seseorang yang menjalani terapi untuk kembali. Banyak perokok yang mencoba berhenti berulang kali sebelum benar-benar berhenti merokok selamanya. Coba cermati emosi dan keadaan yang membuat Anda kambuh. Gunakan sebagai kesempatan untuk menegaskan kembali komitmen berhenti merokok. Sekali Anda membuat keputusan, coba lagi dan buat tenggat (misal) dalam sebulan.
10: Olah Raga
Beberapa aktivitas fisik dapat mengurangi hasrat akan nikotin dan menghapus gejala kecanduan. Ketika Anda ingin merokok, cobalah raih sepatu olah raga dan lakukan jogging atau bersepeda. Bahkan latihan ringan juga dapat membantu, seperti, berjalan di taman, memotong tanaman di halaman dan sebagainya. Beberapa kalori yang terbakar juga akan berkurang sembari Anda berhenti merokok.
11: Makan Buah dan Sayur
Jangan berdiet ketika sedang berhenti merokok. Memaksakan diri berlebih justru akan membuat keinginan merokok kembali meningkat. Alih-alih, fokuskan untuk memakan lebih banyak buah dan sayuran serta beberapa produk susu rendah lemak. Penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan ini membuat rasa rokok menjadi tidak enak sehingga mengurangi gejala kecanduan merokok.
12: Tentukan Reward
Untuk memompa semangat, tak ada salahnya mengatur sebuah reward bagi Anda sendiri. Misal, sebuah perawatan diri atau pakaian baru, yang dibeli dengan uang yang telah dihemat dari berhenti merokok.
13: Lakukan Demi Kesehatan
Berhenti merokok terbukti memberikan banyak dampak kesehatan yang positif. Pertama, akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi denyut jantung setelah 20 menit berhenti. Setelah sehari, kadar  karbon monoksida juga akan kembali normal. Dalam waktu dua minggu sampai 3 bulan ke depan, risiko serangan jantung dan gangguan paru-paru pun ikut membaik. Dalam jangka panjang, berhenti merokok bermanfaat menurunkan risiko penyakit jantung kororner, stroke, kanker paru-paru dan kanker lainnya.


Dulu saya juga perokok.. saat remaja. saya merokok karena lingkungan saya juga lingkungan perokok. tapi setelah saya mengubah mindmap saya tentang rokok, ditambah dengan ketidaktersediaan uang jajan untuk membeli rokok, saya bisa berhenti merokok. memang sulit untuk berhenti. namun akan lebih sulit lagi jika tidak berhenti. bukan hanya untuk kita sendiri, tetapi juga keluarga dan orang-orang yang kita sayangi.
sumber: Berbagai Sumber

Ketep Pass

salam kepada pembaca.
sudah lama sekali saya nggak posting ya. nah kali ini saya mau posting soal trip kami ke Ketep Pas, 3 Januari 2013. objek wisata Ketep Pass sendiri terletak di desa Ketep, kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
kami berangkat motoran dari arah Wates (Kulon Progo, Yk) melewati rute Nanggulan-Kalibawang-Muntilan-Ketep.. untuk sampai di Ketep dari Wates dibutuhkan waktu 1jam 30menit dengan motor.
sayang kamera kami tidak mengambil gambar arah rute..

Biaya masuk objek Ketep Pass bisa dibilang tarif flat bagi pelajar seperti kami.. karena sudah dihitung sebagai warga dewasa, cukup menebus Rp7.000-/orang dan parkir Rp2.000-/motor. untuk Bus Rp5.000,-/unit. Dengan biaya segitu kita sudah dapat menikmati objek wisata Ketep Pass dan berjalan-jalan di dalamnya sampai kaki pegel.
kebetulan sekali pada saat kami sampai di objek wisata Ketep Pass, sedang tidak ada kabut yang menyelimuti Gunung Merapi dan Merbabu
, sehingga pemandangan terlihat sangat jelas.
selain restoran yang ada di atas, objek wisata Ketep Pass juga mempunyai beberapa warung makan yang terletak disebelah bawah.
di Ketep Pass terdapat Museum yang berisi gambar-gambar erupsi Merapi beberapa tahun silam. sayang kami tidak mengambil gambar di dalam Museum.
Ketep Pass juga mempunyai Ketep Volcano Theatre. sayangnya lagi, waktu di sana, Theatre tsb sedang tidak dipertunjukkan. untuk tiket masuk Ketep Volcano Theatre dapat ditebus dengan harga Rp.7.500-/orang
Berikut saya sertakan beberapa gambar hasil jepretan kami. (klik untuk memperbesar)


Merapi3
Merapi2

Merapi1
Merbabu

Merapi-Merbabu

suasana parkiran
pengunjung
Warung Makan (kiri)

alay dikit

lighting yang buruk
pindah latar

pulangnya kami melewati kota Magelang dan singgah sebentar untuk makan siang di Warung Makan Bu Ali, di kompleks ruko-ruko warung makan (Jl. Bayeman/Tentara Pelajar, Magelang)



dalam warung

setelah kenyang

sekian, semoga berguna